Tampilkan postingan dengan label sains & astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains & astronomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Januari 2014

Mengenal teropong binokular dan cara kerjanya

| Rabu, 22 Januari 2014 | 0 komentar

Teropong binokular dengan jenis teropong prisma banyak digunakan untuk berbagai kegiatan seperti pengamatan burung (bird watching), pengamatan langit (astronomy), kelautan (marine), militer (military), kegiatan outdoor (adventure) dsb. ide membuat teropong binokular pada awalnya sudah mulai dieksplorasi setelah teleskop ditemukan pada awal abad ke-17. untuk mengetahui macam-macam binokular dan fungsinya, silakan baca dulu pada posting saya berikut ---> Jenis-jenis teropong binokular dan kegunaannya.


Teropong bekerja seperti sepasang teleskop yang sifatnya identik, memberikan pandangan stereoscopic dari objek jauh yang diperbesar. Teropong, instrumen optik yang terdiri dari dua teleskop kecil dipasang berdampingan, satu untuk setiap mata, dan juga mekanisme fokusnya.  Dengan memiliki sistem lensa untuk setiap mata, instrumen ini memberikan tampilan tiga dimensi. umumnya juga memberikan bidang pandang lebar. Kacamata Opera (atau kacamata teater) kadang dikaitkan dengan binokular, padahal keduanya punya desain yang berbeda. kacamata opera mempunyai perbesaran yang rendah, binokular mempunyai perbesaran yang lebih tinggi, dan juga umumnya mempunyai prisma di dalamnya.

Prisma teropong, seperti yang ditunjukkan pada gambar, berguna memperpanjang jalan cahaya antara lensa obyektif dan lensa mata sehingga meningkatkan perbesaran sistem lensa, tanpa harus meningkatkan panjang teropong.  selain itu prisma juga bertujuan membalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif.

Teropong Porro-prisma, jenis yang paling umum, diciptakan oleh Ignazio Porro, seorang fisikawan Italia abad ke-19.  Teropong yang menggunakan prisma atap (roof prism, prisma yang berbentuk seperti atap rumah) lebih kompak karena mereka menggunakan prisma dengan bentuk kompleks untuk menghilangkan offset arrangement, namun mereka lebih sulit untuk diproduksi.

Prinsip utama pembentukan bayangan pada teropong adalah: lensa obyektif membentuk bayangan nyata dari sebuah obyek jauh dan lensa okuler (eyepiece) berfungsi sebagai lup yang memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif. Dengan demikian cara mengamati obyek apakah mau dengan cara berakomodasi maupun tidak berakomodasi tergantung dari posisi lensa okulernya. Oleh karena itu jarak antara obyektif dan okuler dapat diubah-ubah. Panjang teropong adalah jarak antara lensa obyektif dan lensa okulernya.

image credit: How it works magazine

Pengatur fokus (focus wheel), memungkinkan pengguna untuk mengatur fokus sesuai dengan kondisi jarak objek yang diamati.
lensa objektif, Lensa ini berguna untuk mengumpulkan cahaya dan diameternya secara langsung mempengaruhi tingkat detail yang dapat dilihat.

Teropong binokular biasanya dirancang untuk memperbesar gambar obyek 6 sampai 12 kali.  Teropong yang bagus dinilai dari 2 faktor yaitu pembesaran yang dihasilkan dan diameter (dalam milimeter) dari lensa objektif.  Jadi jika ada bino dengan spesifikasi 6 x 30 maka itu artinya mampu memperbesar 6 kali dan memiliki lensa objektif  dengan diameter 30 milimeter.  Semakin besar lensa objektif, semakin besar kemampuannya untuk mengumpulkan cahaya, hasilnya semakin terang dan jelas visual yang akan dihasilkan. binokular untuk astronomy yang mempunyai lensa objektif yang cukup lebar memberi manfaat untuk mengumpulkan cahaya yang lemah dari objek-objek angkasa seperti bintang-bintang jauh, galaksi, gugus bintang (clusters), serta nebula.

Teropong binokular terbesar di Dunia
The Large Binocular Telescope (LBT) yang terletak di puncak Gunung Graham di Arizona,
USA, menggunakan dua cermin berdiameter 8,4 meter (27,5 kaki) untuk melihat langit. Sekilas mungkin terlihat seperti sepasang teropong bino raksasa pada pandangan pertama, secara teknis ini sebenarnya adalah teleskop optik.

Readmore..

Jumat, 01 Maret 2013

Jenis-jenis teropong Binokular dan kegunaannya

| Jumat, 01 Maret 2013 | 4 komentar

Sebelum membaca posting ini lebih lanjut, anda bisa mengunjungi dulu posting saya yang berjudul "Mengenal teropong binokular dan cara kerjanya" dengan klik DISINI.

Teropong Binokular mempunyai banyak macam serta fungsi yang berbeda-beda, berikut adalah pembahasannya:

Astronomi
teropong astronomi biasanya ukurannya lebih besar dan berat, dibuat dengan kekuatan pembesaran yang tinggi dan diameter lensa objektif besar. ukuran yang lebih besar spesifikasi (20x80) membutuhkan tripod supaya stabil dan nyaman saat digunakan. silakan simak juga posting saya yang berjudul "Kegunaan teropong Binocular untuk kegiatan astronomi" dengan klik DISINI.

Travel
teropong travel atau teropong kompak dirancang untuk tujuan portabel dan ringan, tidak selalu ideal untuk digunakan dalam kondisi cahaya rendah. Meskipun beberapa merek premium menghasilkan teropong kompak berkualitas tinggi yang tampil baik meskipun aperture kecil.
Marine
teropong laut yang dibangun untuk berlayar dan berperahu. beberapa teropong laut dilengkapi dengan kompas. performa tahan lama, tahan air, fogproof dan lapis baja dengan karet body anti slip.
spesifikasi 7x50 adalah standar di divisi angkatan laut/militer di seluruh dunia.
Birdwatching
teropong birdwatching yang sempurna mempunyai fitur transmisi cahaya yang unggul dan optik yang tajam.
cocok digunakan untuk kegiatan survei, pengamatan burung, maupun kegiatan outdoor. carilah teropong dengan exit pupil minimum 5mm dan pembesaran antara 8-10x. untuk teropong dengan perbesaran yang lebih tinggi, lebih sulit untuk mendapatkan kestabilan.
Pemburuan / Hunting
teropong berburu digunakan untuk melengkapi peralatan senapan dan riflescopes. hal yang penting adalah mencari teropong yang menawarkan transmisi cahaya yang baik, ini bermanfaat bagi pemburu yang berada di lokasi hutan atau keadaan malam hari yang lingkungan cahayanya rendah. jika Anda berburu dalam kondisi cahaya rendah, sangat ideal untuk mencari ukuran lensa objektif 42mm atau yang lebih lebar.
Teater
teropong teater atau kacamata opera, dirancang untuk penggunaan di dalam ruangan, karena itu daya perbesaran 3x disertai dengan lensa objektif 25mm sempurna untuk konser, opera, dan musikal. umumnya lensa objektifnya tidak terlalu lebar.

kunjungi juga posting menarik lainnya berikut ini:
>> Bukti bayaran Ipanelonline di 2014 ini
>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt
>> Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas
>> Membuat radio receiver Airband yang sensitif

Readmore..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright 2010. XPandro-id.blogspot.com . All rights reserved | XPandro-id.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com