Tampilkan postingan dengan label komputer & laptop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer & laptop. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Februari 2021

Cara mengatasi error d3dx9_42.dll & xinput1_3.dll was not found di Windows10

| Selasa, 09 Februari 2021 | 0 komentar

Bagaimana cara yang paling mudah untuk mengatasi error di Windows 10 yang memunculkan tulisan semacam ini: This application has failed to start because... dst.  posting ini saya tulis berdasar pengalaman pribadi sewaktu menginstall Game PC lawas di Windows 10, dan waktu menjalankan game tersebut muncullah pesan error d3dx9_42.dll was not found & xinput1_3.dll was not found. 

game yang saya jalankan adalah game dengan  API DirectX9 yang dulu saya pernah mainkan di Windows 7 tanpa ada masalah..

setelah mencoba search di Google dan utak-atik berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut, maka bisa saya bisa mengatakan bahwa cara termudah adalah dengan menginstal DirectX 9.0c, karena file  d3dx9_42.dll dan xinput1_3.dll itu adalah merupakan komponen-komponen yang terkandung dalam DirectX 9.0c.

Untuk mendownload DirectX 9.0c silakan kunjungi salah satu web yang menyediakannya dengan klik DISINI.



masalah lain yang masih berhubungan dengan error file dll mising dan masih berkaitan dengan komponen dari DirectX 9 maka problem ini biasanya terselesaikan setelah menginstall DirectX 9.0c.


Readmore..

Minggu, 08 Desember 2019

Mengenal Prosesor AMD A9 9420 & GPU Ati Radeon R5

| Minggu, 08 Desember 2019 | 0 komentar

Banyak laptop kelas entry level yang beredar dipasaran Indonesia dilengkapi dengan Prosesor AMD A9 9420 & GPU Ati Radeon R5. AMD A9-9420 adalah chip entry-level dari seri APU Stoney-Ridge untuk notebook (generasi APU ke-7), yang diumumkan pada pertengahan 2016. Pada saat peluncurannya, A9-9420 adalah prosesor Stoney Ridge tercepat (versi Bristol Ridge dual-core) dan mengambil alih posisi dari A9-9410 (lebih rendah 100 MHz clock CPU-nya). Ini mengintegrasikan dua core CPU (satu modul Excavator dengan 2 integer dan pada unit FP) clock antara 3 sampai 3,6 GHz. di dalamnya juga mencakup GPU Radeon R5, dengan 192 shader pada 800 MHz serta pengontrol memori DDR4-2133 single-channel, H.265 video engine dan chipset dengan semua port I/O.

Arsitektur
Stoney Ridge adalah penerus arsitektur Carrizo dan desainnya hampir identik. Berkat proses manufaktur yang dioptimalkan dan perilaku Boost yang lebih agresif, namun, clock-nya sedikit lebih tinggi dengan konsumsi daya yang sama. Pengontrol memori sekarang juga mendukung DDR4-RAM, dalam hal ini hingga 2133 MHz. Stoney Ridge adalah sebutan untuk chip dual-core dan single-core yang lebih kecil, sedangkan Bristol Ridge adalah chip quad-core yang lebih besar dengan pengontrol memori dual-channel. 
Performa
Berkat clock maksimum yang tinggi hingga 3,6 GHz, kinerja single-core seharusnya cukup bagus. kinerja multi-core di sisi lain jauh lebih rendah dibandingkan dengan Bristol Ridge. bila dibandingkan dengan quad-core Carrizo-L/Beema yang lebih lawas, APU berkinerja cukup baik.Tingkat kinerjanya serupa dengan Core-m3 dan oleh karena itu akan cukup untuk aplikasi yang agak lebih berat. TDP dapat dikonfigurasikan antara 10-25 Watt, sehingga bisa ada perbedaan kinerja yang besar di bawah beban kerja yang berkesinambungan.
Kartu grafik/Graphics Card
GPU Radeon R5 (Stoney Ridge) yang terintegrasi memiliki 192 unit shader aktif (3 inti komputasi) dengan kecepatan hingga 800 MHz.

Konsumsi daya
AMD menetapkan TDP A9-9420 sebesar 15 Watt, tetapi dapat dikonfigurasi antara 10-25 Watt. Ini berarti CPU ini adalah pilihan yang cukup baik digunakan untuk notebook yang tipis dan ringan, tetapi juga akan cocok untuk laptop 15 inci dengan kemampuan pendinginan yang lebih baik.

silakan kunjungi juga posting lainnya berikut ini:
>> Survey online ini terbukti sudah membayar saya jutaan Rupiah
>> Powerbank Samsung 25000mAh ini asli atau palsu?
>> Berkebun strawberry di dataran rendah
>> Cara efektif mengatasi laptop yang panas

Readmore..

Rabu, 11 Oktober 2017

Mengenal Prosesor Intel Atom x5-Z8350 & Intel HD Graphics (Cherry Trail)

| Rabu, 11 Oktober 2017 | 0 komentar

Prosesor Intel Atom x5-Z8350 adalah SoC quad-core yang hemat daya untuk perangkat Windows dan Android (tablet dan convertible), kecepatan clock di 1,44 sampai 1,92 GHz dan merupakan bagian dari platform Cherry Trail. Berkat proses low-power baru 14 nanometer (P1273) dengan transistor tri-gate, efisiensi energi telah meningkat secara signifikan dari pendahulunya Bay Trail-T (mis., Atom Z3795). Selain inti CPU, SoC menawarkan kemampuan GPU dengan DirectX 11.2 serta LPDDR3 Memory Controller (2x 64 bit, 25,6 GB/s).


Inti prosesor didasarkan pada arsitektur Airmont, yang pada dasarnya merupakan penyusutan sedikit dari inti Silvermont sebelumnya. Sementara kinerja per clock belum diperbaiki, proses 14 nm yang lebih efisien menghasilkan utilisasi CPU Burst yang lebih baik (alias Turbo Boost) dan kinerja keseluruhan yang agak tinggi.

Dibandingkan dengan Atom x5-Z8500, Atom x5-Z8350 memiliki clock yang sedikit lebih rendah dan karenanya sekitar 10 persen lebih lambat. Namun, x5 masih mengalahkan banyak SOC berbasis ARM dan menawarkan kinerja yang serupa dengan Qualcomm Snapdragon 801. Dibandingkan dengan yang lebih tua x5-Z8300, Z8350 menawarkan clock boost 80 MHz yang lebih tinggi dan oleh karena itu memiliki kinerja yang sama. Lihat situs X5-Z8300 kami untuk mendapatkan tolok ukur yang terperinci.

Menggunakan Windows, chip ini cukup untuk tugas sehari-hari sederhana seperti browsing ringan atau Office, tapi tidak untuk software yang kompleks atau game modern. HD Graphics (Cherry Trail) didasarkan pada arsitektur Intel Gen8, yang mendukung DirectX 11.2 dan juga ditemukan dalam rangkaian Broadwell (misalnya HD Graphics 5300). Dengan 12 EUs (Execution Unit) dan kecepatan clock hingga 500 MHz, GPU secara signifikan lebih cepat seperti HD Graphics (Bay Trail) dan dapat menangani setidaknya beberapa game Windows lama dan kurang diminati dalam setting yang rendah, jadi bisa dibilang GPU ini adalah GPU kelas low end.

Performa GPU  Intel HD Graphics (Cherry Trail) ini kurang lebih selevel dengan GPU AMD Radeon HD6320, yang  termasuk GPU kelas low end. salah satu game PC yang cukup "enak" dimainkan di level ini adalah game Spintires...  game ini adalah game Offroad Simulator yang grafisnya cukup bagus, tanpa perlu menggunakan GPU kelas high end untuk memainkannya. silakan klik gambar di bawah untuk menyimak videonya di Youtube:


GPU juga mendukung akselerasi video 4K / H.265. Dibandingkan dengan ARM SoCs, HD Graphics ini menawarkan performa yang cukup bagus dan berada sedikit bawah level Qualcomm Adreno 330 atau PowerVR G6430. Konsumsi daya yang hemat, Seluruh SoC diberi nilai pada SDP 2 Watt, yang mengindikasikan TDP kurang dari 4 Watt. Dengan demikian, chip tersebut bisa digunakan pada tablet berpendingin pasif.


Readmore..

Senin, 07 Maret 2016

Membuat baterai eksternal laptop versi 2

| Senin, 07 Maret 2016 | 0 komentar

Membuat baterai eksternal laptop dengan aki (versi pertama) sudah pernah saya bahas dalam posting saya --> membuat sendiri baterai eksternal laptop.  dalam posting tersebut saya menggunakan 2 buah aki sebagai bahan utama, dalam posting kali ini saya ingin membahas pembuatan baterai eksternal laptop versi lain (versi kedua) dengan bahan utama berupa baterai 18650.

untuk membuat baterai eksternal laptop dengan baterai li-ion 18650, saya mencobanya dengan menggunakan 5 baterai 18650 bekas dengan kondisi yang hampir sama dirangkai seri sehingga jika baterai full tegangan seri totalnya adalah (5 x 4,2 Volt =  21 Volt). tegangan sebesar 21 Volt walaupun adalah diatas tegangan standar untuk laptop yang biasanya 19 volt hal ini masih aman digunakan untuk laptop karena di dalam mainboard laptop terdapat regulator tegangan. 21 Volt termasuk nilai tegangan yang masih bisa ditoleransi oleh laptop yang biasa menggunakan tegangan 19 Volt.

TEST
dalam test saya menggunakan 5 baterai 18650 bekas dengan body warna abu-abu dan tanda kode LR1865SF. baterai ini jika dalam kondisi baru mempunyai kapasitas 2200 mAh, karena saya menggunakan baterai bekas maka kapasitas tiap cell sudah berkurang nilainya yaitu dibawah 2200 mAh. dari test, baterai eksternal ini bisa menghidupkan laptop Acer Aspire 4250 (tanpa baterai internal) selama kurang lebih 45 menit. saya perkirakan jika menggunakan baterai 18650 baru, itu bisa menghidupkan laptop untuk sekitar 1,5 jam. lama waktu penggunaan dan daya tahan baterai eksternal ini saat digunakan adalah tergantung pada kapasitas baterai, semakin besar kapasitas baterai maka akan semakin lama untuk digunakan.

untuk gambar rangkaian eksternal baterai laptop versi 2, uji coba, dan hasil test, silakan lihat pada video berikut di Youtube, klik pada gambar di bawah ini:


jika Anda membuat seperti rancangan di posting ini, pastikan baterai-baterai 18650 yang digunakan berada dalam kondisi yang sama (merek, tipe, dan kapasitas). usahakan tidak mencampur baterai yang kondisinya baik dengan baterai kondisi drop. jangan gunakan baterai dengan kapasitas yang berbeda. segera hentikan dan cabut baterai eksternal ini jika Anda merasakan ada panas yang signifikan pada baterai selama digunakan.

Readmore..

Jumat, 13 Februari 2015

Tips supaya bisa main game PES 2013 2014 di Intel HD Bay Trail

| Jumat, 13 Februari 2015 | 0 komentar

Di salah satu blog saya yang memuat pembahasan tentang Intel HD, banyak dari pembacanya yang menanyakan tentang kemampuan GPU ini untuk memainkan game seri PES, apalagi saat ini seri game PES yang sedang populer adalah seri PES 2013 dan PES 2014.

sumber gambar: sumberjawab.blogspot.com

Pada laptop atau komputer berbasis Intel Celeron BayTrail, game PES 2014 ternyata masih dapat dijalankan meskipun harus dilakukan pengaturan khusus agar memperoleh hasil yang optimal.
menurut salah satu sumber yang saya baca, pada mode setting low, bisa didapatkan 30-60 FPS pada saat dimainkan, 20-30 FPS pada saat replay, dan 40-60 FPS pada saat memilih menu.

Seperti pada PES 2013 di PES 2014, Intel HD Graphics masih dideteksi tidak dapat dimainkan sehingga harus dipaksa untuk memilih Ignore pada saat akan menjalankan game ini. Overall, menurut sumber tersebut, test yang dilakukan pada laptop Lenovo E10-30 masih mendapatkan performa yang baik untuk memainkan game itu.

untuk lebih jelasnya bagaimana cara dan tips setting PES 2014 supaya bisa memainkan game ini di laptop atau komputer berbasis Intel Celeron Baytrail, silakan baca pada posting sumbernya dengan klik DISINI.

situs referensi tentang GPU yaitu notebookcheck juga membahas tentang GPU ini, beserta Game Benchmarks untuk beberapa Game terkenal seperti: F1 2014,  Fifa 15, Sims 4,  GRID: Autosport 2014, Wolfenstein: The New Order, Batman: Arkham Origins, Splinter Cell: Blacklist, GRID 2, StarCraft II: Heart of the Swarm, Dishonored, Counter-Strike: GO 2012, Mass Effect 3, dll.
untuk mengetahui referensi lebih lanjut tentang GPU atau VGA Intel HD Bay Trail ini, maka silakan baca sumber referensinya dengan klik DISINI.


silakan kunjungi juga posting menarik berikut ini:
>> Main game & aplikasi Android di laptop spek rendah
>> Kenapa laptop cepat panas?
>> Pengalaman menggunakan Readyboost untuk main Game
>> Cara cek jumlah slot RAM dan kapasitas maksimumnya
>> Membuat Powerbank dengan kapasitas besar
>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt

Readmore..

Minggu, 18 Januari 2015

Main game & aplikasi Android di laptop spek rendah

| Minggu, 18 Januari 2015 | 0 komentar

Laptop dengan spesifikasi rendah atau dikenal sebagai laptop low end (entry level) bisa dimanfaatkan untuk menjalankan aplikasi atau game Android. laptop low end era sekarang walaupun cuma dibekali dengan minimal 2 GB RAM dan prosesor dual core itu sudah sangat mencukupi untuk menjalankan emulator Android semacam Bluestacks. software Bluestacks ini bisa diunduh secara gratis di situs penyedianya, silakan klik DISINI untuk mengunjunginya.

saya sudah tes pada laptop saya yaitu Acer Aspire 4250 yang tergolong laptop low end karena spesifikasinya cuma punya prosesor dual core AMD APU E450 1,6 GHz dan 2 GB RAM. laptop tersebut saya uji untuk menjalankan aplikasi android Antutu Benchmark dengan bantuan Bluestacks dan hasilnya bisa dilihat pada link video dibawah ini:


Antutu Benchmark adalah salah satu aplikasi yang digunakan pada smartphone berbasis Android OS atau IOS, dengan tujuan sebagai alat untuk pengukuran performa atau Benchmark.
di video diatas bisa dilihat hasil akhir benchmark uji coba saya adalah 13129. skor ini saya rasa sudah cukup lumayan untuk menjalankan berbagai aplikasi atau game Android. sebagai bahan pembanding yaitu smartphone Acer Liquid Z200, dengan spesifikasi Dual Core 1 Ghz RAM 512Mb Android KitKat mempunyai score Antutu Benchmark 9969, lihat SUMBER.

kakak saya juga punya laptop yang tergolong low end dengan prosesor dual core Intel Pentium P6200 2.13 GHz dan 2 GB RAM juga bisa menjalankan dengan baik software Bluestacks ini.

uji coba yang saya lakukan dengan menjalankan berbagai aplikasi atau game bisa dilihat pada video berikut dengan klik DISINI atau klik gambar dibawah ini:


yang saya sudah uji adalah aplikasi BBM (Blackberry Messenger) dan game Clash of Clans. cukup mulus berjalan di laptop saya ini. mungkin anda juga perlu mencobanya sendiri dengan laptop, PC atau Netbook yang anda punyai.

Readmore..

Minggu, 07 Desember 2014

Game untuk laptop berprosesor Intel Celeron N2810

| Minggu, 07 Desember 2014 | 0 komentar

Laptop kelas entry level seperti toshiba satellite NB10-A104 yang dilengkapi dengan prosesor Intel Celeron N2810 cukup banyak diminati oleh masyarakat. selain menawarkan harga yang menarik, juga membawa nama Intel Celeron yang saat ini sudah tidak bisa dipandang remeh lagi, Intel Celeron generasi saat ini sudah sangat berbeda dengan Intel Celeron generasi zaman dulu. Intel Celeron N2810 adalah SoC dual-core dengan daya yang efisien untuk notebook entry-level. mempunyai clock hingga 2,0 GHz dan bagian dari platform Bay Trail-M.


Core prosesor didasarkan pada arsitektur Silvermont baru, yang merupakan desain out-of-order untuk pertama kalinya. Peningkatan pemanfaatan pipeline dan banyak perbaikan lainnya (branch prediction dioptimalkan, peningkatan buffer, decoder ditingkatkan) telah meningkatkan kinerja sekitar 50 persen per clock. Pada saat yang sama, fitur Hyper-Threading dari generasi sebelumnya telah dihilangkan. Perubahan besar lainnya adalah dukungan untuk ekstensi set instruksi baru seperti SSE 4.1 dan 4.2 serta AES-NI (tergantung pada model).


Konsumsi daya dari seluruh SoC dinilai pada TDP 7,5 Watt. Dengan demikian, chip dapat digunakan dalam subnotebook yang kompak.

Berkat peningkatan kinerja per clock, maka Celeron N2810 lebih cepat daripada Atom Intel sebelumnya, misalnya N2800.  dari benchmark, N2810 ini bahkan bisa bersaing dengan AMD APU AMD A4-4355M . Untuk tugas-tugas sehari-hari yang sederhana seperti Internet atau Office maka kinerjanya cukup memadai, tetapi tidak untuk software yang kompleks atau game modern.

Unit grafis Bay Trail didasarkan pada arsitektur Intel Gen7, yang mendukung DirectX 11 dan juga ditemukan dalam seri Ivy Bridge (misalnya HD Graphics 4000). Dengan hanya 4 EU (Execution Unit) dan clock speed yang relatif rendah hingga 756 MHz, GPU ini bahkan lebih lambat dari HD Graphics (Ivy Bridge). Oleh karena itu, hanya game lama dan kurang menuntut hardware yang memadai akan berjalan lancar.

SeriIntel Celeron
CodenameBay Trail-M
Clock Rate2000 MHz
Level 1 Cache112 KB
Level 2 Cache1024 KB
Jumlah Cores / Threads2 / 2
Max. Power Consumption (TDP = Thermal Design Power)7.5 Watt
Manufacturing Technology22 nm
FiturHD Graphics (Bay Trail, max. 756 MHz)
GPUIntel HD Graphics (Bay Trail) (313 - 756 MHz)
support 64 BitYa



Intel HD Graphics (Bay Trail) adalah  kartu grafis terintegrasi kelas low-end. Bay Trail ditemukan di model-model tertentu seperti Intel Atom (Z3770), nettop (J2850) dan SOCS notebook (N3510). sudah mendukung DirectX 11 dan didasarkan pada Ivy Bridge GPU. tapi nilai clock dan core shader, bagaimanapun, adalah jauh lebih rendah. 

Dibandingkan dengan Ivy Bridge, yang menawarkan 6 atau 16 Unit Eksekusi (EU), HD Graphics (Bay Trail) datang dengan hanya 4 EU. Core clock secara signifikan lebih rendah juga. Tergantung pada model tertentu, Turbo Boost maksimum adalah 896 MHz atau kurang dan memory controller dapat mendukung DDR3 (L), DDR3L-RS atau LPDDR3 dalam operasi tunggal atau dual-channel. 

Model notebook tercepat dilengkapi dengan GPU ini hampir cocok dengan kinerja HD Graphics (Sandy Bridge) dan AMD Radeon HD 6310. Oleh karena itu, game Windows yang lama dan kurang menuntut spek tinggi seperti World of Warcraft atau Half-Life 2 dapat dimainkan dengan lancar di pengaturan rendah. tapi tidak cukup untuk judul game yang paling modern dan yang butuh spek tinggi. 

AMD Radeon HD 6310 mempunyai performa yang hampir sama dengan Radeon HD6320 serta beberapa game yang pernah saya mainkan untuk GPU tersebut, hal ini pernah saya bahas dalam posting saya ---> .Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk game.

Dibandingkan dengan pesaingnya yaitu SoC ARM, Bay Trail bisa melebihi performa Adreno 320 (yang dapat ditemukan di SoCs Qualcomm lainnya seperti Snapdragon 600) dan menawarkan kinerja yang mirip dengan GPU Tegra 4. sehingga cukup untuk menjalankan bahkan game Android (2013) yang paling butuh spek  & resolusi yang tinggi. 

Video decoder terintegrasi mendukung semua codec populer seperti MPEG2, H.264, VC1, VP8 dan MVC dan cocok untuk resolusi hingga 4K hingga 100 Mbit/s. Pengguna dapat menghubungkan hingga dua layar melalui HDMI 1.4 (max. 1920 x 1080) atau DisplayPort 1.2 (max. 2560 x 1600). Fitur baru lainnya adalah dukungan untuk Wireless Display dan Quick Sync, cepat dan hemat listrik H-264 hardware encoder Intel. Beberapa fitur ini tidak tersedia pada semua model. 

Tergantung pada model, konsumsi daya dari seluruh SoC adalah antara 2 sampai 10 W. Versi paling efisien cocok digunakan untuk perangkat Tablet PC dengan pendinginan pasif, sedangkan varian yang lebih cepat digunakan dalam subnotebook yang lebih besar dengan pendinginan aktif.

untuk game-game lama dan casual mungkin akan berjalan lancar di sistem ini, salah satu game yang saya sarankan untuk dicoba adalah Spintires, kunjungi pada posting saya berikut --> Spintires game simulator yang cocok untuk Intel HD.

benchmark lengkap GPU ini untuk beberapa judul game silakan klik DISINI.

Readmore..

Jumat, 05 Desember 2014

Pengalamanku menggunakan Axis Internet Super Quota

| Jumat, 05 Desember 2014 | 0 komentar

Saya dulu adalah pelanggan Axis Pro Unlimited bulanan, menurut saya paket ini adalah paket yang pas dengan kebutuhan saya. sejak Axis bergabung dengan XL, paket ini terjadi perubahan speed DL dan upload yang lebih lambat saat melebihi FUP. hal inilah yang memberatkan saya karena sudah tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan.

saya sempat beralih ke Indos*t mentari internet, tapi sayang sinyalnya kurang bagus di tempat saya.

setelah mencoba browsing di kaskus, saya jadi tahu kalau Axis punya paket internet baru yaitu  Axis Internet Super Quota 8 GB, harganya cuma Rp 40 ribu dan berlaku selama 60 hari. cara mengaktifkan paket ini ketik di *123*2# Pilih Paket Super Kuota, *151# atau AXISnet. paket ini tidak ada FUP dan hanya bisa digunakan di jaringan AXIS/XL 3G, jika memaksakan menggunakan paket ini di jaringan 2G (EDGE) maka berlaku tarif internet normal yang akan memotong pulsa utama. paket ini sudah saya test untuk streaming Youtube di smartphone dan hasilnya cukup lancar. untuk sinyalnya sudah kuat dan stabil karena menggunakan jaringan XL, saya sendiri saat ini masih menggunakan nomer AXIS lama tapi sudah ganti kartu ke AXIS powered by XL.

kelemahan paket ini adalah adanya pembagian kuota berdasar waktu pemakaian, yaitu 7 GB pada jam 12 malam sampai jam 12 siang dan 1 GB pada jam 12 siang sampai 12 malam.


Paket Super Kuota ini walaupun mempunyai masa berlaku 60 hari, apabila masih dalam masa berlaku dan anda ingin menambah quota maka bisa dengan mendaftar kembali dengan mengetik  *123*2# dan Pilih Paket Super Kuota. jadi quota bersifat kumulatif, sisa kuota akan ditambahkan dengan kuota yang baru. masa berlaku tidak bersifat kumulatif, jadi selalu berlaku 60 hari dari waktu terakhir mendaftar Paket Super Kuota.

saat posting ini saya tulis, cara cek quota Axis Internet Super Quota 8 GB yang valid bisa dilakukan dengan mengetik *889# sedangkan jika di cek lewat halaman net.axisworld.co.id//package maka hasilnya tidak valid. untuk info resmi tentang paket ini, anda bisa lihat dengan klik DISINI.

silakan kunjungi juga posting menarik berikut:
>> Software untuk Root Android terbaik (dari pengalaman saya)
>> Survey online ini terbukti sudah membayar saya jutaan Rupiah
>> Kenapa laptop cepat panas?
>> Membuat Powerbank dengan kapasitas besar
>> Android anda sering lag? silakan coba aplikasi ini

Readmore..

Selasa, 18 November 2014

Performa AMD Quad Core A6-6310 dengan GPU Radeon R4

| Selasa, 18 November 2014 | 0 komentar

Prosesor AMD A6-6310 adalah SoC mobile quad-core (dengan kode "Beema") untuk perangkat entry-level dan subnotebook. Selain 4 core CPU dengan clock antara 1,8 - 2,4 GHz (boost clock), chip berteknologi 28 nanometer ini juga mengintegrasikan GPU Radeon R4, sebuah memory controller DDR3L-1866 (single channel) dan Southbridge dengan berbagai I/O port.

arsitektur Beema (untuk notebook) dan Mullins (untuk tablet dan subnotebook kompak) didasarkan pada arsitektur AMD Puma +, yang merupakan penerus desain Jaguar sebelumnya (APU Kabini dan Temash). baik kinerja per clock atau set fitur (termasuk SSE hingga 4,2, AVX dan AES) telah dimodifikasi. Namun, AMD berhasil mengurangi kebocoran arus, memungkinkan secara signifikan dengan kecepatan lebih tinggi atau meningkatkan clock. Hal ini menyebabkan sistem yang lebih responsif dan performa lebih baik secara keseluruhan. Seperti pendahulunya, chip ini diproduksi dengan teknologi 28 nm.

benchmark dan skor bisa dilihat di situs CPUboss

Berkat fitur boost clock,  performa A6-6310 sedikit melebihi kemampuan A6-5200 (25 W, 2.0 GHz) dalam tugas-tugas thread tunggal. kinerja multi-thread sangat mirip atau setara dengan Intel Core i3-4010U. Secara keseluruhan, A6-6310 mencukupi untuk semua beban kerja sehari-hari seperti Office, browsing internet dan multimedia.

SoC ini mengintegrasikan GPU Radeon R4 dengan 128 shader, yang didasarkan pada arsitektur GCN dan clock hingga 800 MHz. Rata-rata, kinerja grafis ini sebanding dengan Intel HD Graphics 4200 atau Radeon HD 7470M dedicated. Hanya beberapa game (keluaran 2014) yang dikategorikan bisa "playable", dan inipun dalam pengaturan setting low. untuk game lama dan kurang menuntut hardware tinggi maka akan berjalan sempurna. Konsumsi daya dari seluruh SoC adalah 15 Watt, jadi APU ini cocok untuk subnotebook kecil yang irit daya listrik.

salah satu contoh laptop yang menggunakan Prosesor dan GPU ini adalah LENOVO IdeaPad G40-45 GID. 

silakan baca juga posting-posting menarik berikut ini:
>> Kemampuan AMD Radeon HD 8240 untuk main game
>> Mengenal Intel Graphics HD 4000
>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt
>> Asik kiriman barang Ebay telah datang

Readmore..

Senin, 03 November 2014

Kemampuan AMD Radeon HD 8240 untuk main game

| Senin, 03 November 2014 | 0 komentar

AMD Radeon HD 8240 adalah kartu grafis (GPU) DirectX 11.1 yang terintegrasi, biasanya dipasangkan dengan AMD Kabini kelas APU (misalnya, prosesor AMD E1-2500).  GPU ini menawarkan 128 shader core dan dua Compute Unit yang didasarkan pada arsitektur GCN dan speed clock pada 400 MHz tanpa dukungan Turbo. Kartu grafis ini tidak memiliki VRAM terdedikasi dan akan mengakses melalui memori utama sistem (hingga single-channel DDR3L-1333), kalaupun ada yang dilengkapi VRAM terdedikasi maka biasanya dalam jumlah yang cukup kecil, misalnya hanya 256 MB saja.

di dalam HD 8240 terdapat video encoders UVD 4.2 dan VCE 2.0. Hal ini mendukung hingga dua monitor eksternal melalui VGA, DVI, HDMI 1.4a dan DisplayPort 1.2.

Tergantung pada benchmark, kinerja Radeon HD 8240 adalah berada di antara Intel HD Graphics (Ivy Bridge) dan HD Graphics 4000. bisa dianggap setara dengan kemampuan GPU dedicated Radeon HD 6450M, namun performanya masih terlalu lambat untuk game modern yang keluar di tahun 2013 keatas. Namun, beberapa game lawas dan kurang menuntut hardware yang mumpuni mungkin akan berjalan lancar jika kinerja dari CPU mencukupi.

Nama KodeTemash
ArsitekturGCN
Jumlah Pipelines128 - unified
Core Speed *400 MHz
Shared Memoryya
Versi DirectXDirectX 11.1, Shader 5.0
Teknologi28 nm

beberapa Game sudah di test oleh situs notebookcheck untuk mengukur Benchmark GPU ini, judul game tersebut seperti: Fifa 14, Dota 2, Company of Heroes 2, GRID 2, Metro: Last LightMetro: Last Light, BioShock Infinite, StarCraft II: Heart of the Swarm, Tomb Raider 2013, Dead Space 3, Hitman: Absolution, Fifa 13, F1 2012, Counter-Strike: GO (Global Offensive), Sleeping Dogs, Diablo III, Anno 2070, The Elder Scrolls V: Skyrim, Deus Ex Human Revolution, Dirt 3, Total War: Shogun 2, Civilization 5, Mafia 2, Risen, Resident Evil 5, Sims 3, Racedriver: GRID, Trackmania Nations Forever, World of Warcraft.
nilai Benchmark selengkapnya bisa dilihat dengan klik DISINI.

GPU Radeon HD 8240 berada dalam satu paket dengan CPU AMD E1-2500 (dual core 1,4 GHz), dikenal juga sebagai salah satu bagian dari produk AMD APU seri E. salah satu contoh laptop yang menggunakan APU ini adalah notebook Asus X452EA-VX027D.

kalau dilihat dari benchmark di situs cpubenchmark dot net, maka performa AMD APU E1-2500 dengan GPU HD 8240 berada sedikit diatas performa AMD APU E450 dengan GPU HD 6320. silakan lihat gambar berikut:

(klik pada gambar untuk memperbesar)

jadi kemampuannya sedikit lebih unggul dari APU AMD seri sebelumnya yaitu E450, tapi perbedaannya tidak signifikan, sehingga game yang jalan di HD6320 tentunya juga akan berjalan di HD8240. saya sudah pernah membahas beberapa game yang saya coba di HD6320 beserta cara mengoptimalkan biar semakin lancar, silakan baca pada --> Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk game.

silakan kunjungi juga posting-posting saya lainnya:
>> Survey online ini terbukti sudah membayar saya jutaan Rupiah
>> Kenapa laptop cepat panas?
>> Membuat Powerbank dengan baterai AA 1,5 Volt
>> Membuat penguat (booster) antenna murah meriah
>> Berkebun strawberry di dataran rendah

Readmore..

Selasa, 07 Oktober 2014

Mengenal Intel Graphics HD 3000

| Selasa, 07 Oktober 2014 | 0 komentar

Intel HD Graphics 3000 atau dikenal juga dengan sebutan Intel Graphics Media Accelerator HD 3000, GMA HD 3000, Intel HD Graphics 200 adalah kartu grafis terintegrasi di dalam prosesor Sandy Bridge. HD Graphics 3000 tidak memiliki dedicated memory tetapi berbagi Level 3 / LLC Cache dengan core CPU dan juga merupakan bagian dari memori utama. Karena TurboBoost, GPU dapat overclocked tergantung pada beban CPU dan konsumsi daya saat ini. Kecepatan dasar dan kecepatan turbo boost dari Graphics HD 3000 tergantung pada prosesor yaitu:
  • ULV (Ultra Low Voltage) prosesor Core ix-2xx7 (base 350MHz, Turbo 900-1000MHz)
  • LV (Low Voltage) prosesor Core ix-2xx5 (base 500MHz, 1000MHz Turbo)
  • Mainstream dan high-end dual dan Quad-Core Core ix-2xx0 (base 650MHz, Turbo 1100-1300MHz)
  • Prosesor desktop K (base 850, Turbo 1100-1350MHz)

HD 3000 menawarkan 12 Unit Eksekusi (EU) seperti model lama Intel GMA HD namun karena perubahan arsitektur setiap EU sekarang lebih cepat. GPU yang lebih lambat HD Graphics 2000 hanya menggunakan 6 Unit Eksekusi. EU dapat diakses menggunakan DirectX 10.1, OpenGL 3.0 dan 4.1 DirectCompute. OpenCL tidak didukung (SDK media yang hanya menggunakan CPU).
Tes kinerja menurut situs notebookcheck dot net, dengan versi utama dengan clock tinggi dari HD Graphics 3000 di prosesor quad-core menunjukkan tingkat kinerja setara dengan generasi entry level yang lebih tua dari NVIDIA (misalnya GeForce 310M ) dan AMD ( Radeon HD 5450 ). Dibandingkan dengan model APU AMD, HD 3000 hanya dapat bersaing dengan GPU yang terdapat pada prosesor AMD model C-series dan E-series, tapi tidak lebih cepat dari Llano dan Trinity model. Kualitas driver Intel telah ditingkatkan selama bertahun-tahun, sehingga sebagian besar permainan sempurna untuk dimainkan (jika persyaratan minimum terpenuhi).

silakan baca juga posting saya yang membahas GPU pada prosesor AMD E-series yaitu --> Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk game, dan juga pada posting berikut ---> Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas.
dalam tes menghasilkan frame rate yang mulus dalam permainan seperti Dead Space 3, World of Tanks, FIFA 13, Torchlight 2, Counter-Strike:GO, Diablo 3, dan banyak game lama lainnya, meskipun biasanya hanya dalam pengaturan detail minimal atau low. Untuk analisis kinerja dan gaming benchmark yang akurat, silakan lihat dengan klik DISINI.
Walau fitur 2x Antialiasing (AA) didukung, chip bekerja sama cepatnya ketika merender AA 4x. Dalam benchmark Unigine Valley prosesor Core i7-2637M misalnya mencapai skor yang sama antara 2x AA dan 4x AA.
Selain GPU, chip juga mendukung beberapa unit khusus untuk decoding dan encoding video HD. Pada IDF Intel menunjukkan encoding 3 menit durasi video 1080p ke format yang kompatibel di iPhone resolusi 640x360 hanya butuh waktu 14 detik. Hal baru lainnya dari GPU Sandy Bridge adalah tertanam DisplayPort EDP untuk menghubungkan  internal Displays. Karena GPU terintegrasi dalam konstruksi CPU 32nm, maka konsumsi daya GPU menjadi cukup rendah.

Readmore..

Kamis, 21 Agustus 2014

Kenapa laptop cepat panas?

| Kamis, 21 Agustus 2014 | 0 komentar

Pernah mengalami kejadian laptop yang cepat panas? padahal hanya digunakan untuk kerja ringan saja seperti mengetik dengan Ms Word? lalu apa penyebabnya? kenapa laptop menjadi cepat panas?
ada banyak faktor atau penyebab yang menjadikan laptop menjadi mudah panas saat digunakan bahkan saat digunakan untuk pekerjaan yang ringan seperti memutar mp3.

berikut beberapa penyebab laptop yang cepat panas:

1. heatsink dan fan prosesor kotor tertumpuk lapisan debu
hati-hati memakai laptop diruangan berdebu, bisa mempercepat penumpukan debu di daerah heatsink prosesor. setelah pemakaian 1 sampai 2 tahun biasanya heatsink prosesor akan terlapisi oleh debu, menyebabkan pelepasan panas menjadi kurang efektif. akibatnya prosesor menjadi lebih cepat panas dari biasanya. untuk itulah heatsink dan fan prosesor laptop perlu dibersihkan secara berkala.
2. tidak menggunakan tambahan cooling pad
memakai cooling pad adalah pilihan yang paling umum untuk mendinginkan laptop, walaupun cooling pad yang harganya murah mungkin tidak memberikan penurunan suhu laptop yang signifikan.
jangan heran, banyak para gamer laptop di Indonesia yang menggunakan cara dengan menambah kipas angin untuk mendinginkan laptop, biasanya diletakkan di samping laptop. selain karena kipas angin adalah benda yang umum dijumpai di rumah, juga memberi pendinginan yang lebih efektif daripada memakai cooling pad.
3. laptop digunakan pada ruangan bersuhu panas
ruangan ber AC tentu suhunya lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan normal. laptop menjadi lebih dingin saat digunakan di ruangan ber AC daripada saat digunakan pada ruangan yang bersuhu panas.
4. menumpuknya berbagai program yang berjalan di startup
tanpa kita sadari banyak program dan service yang berjalan di background Windows. tentu hal ini akan menyita kemampuan prosesor. kurangi program yang tidak diinginkan atau tidak diperlukan lewat startup.
5. beberapa jenis virus yang menghabiskan resource prosesor
pada beberapa kasus laptop yang mengalami kepanasan, ternyata disebabkan oleh virus. oleh virus, prosesor dipaksa bekerja dengan keras terus menerus (full throttle) padahal laptop sedang dalam tidak digunakan. akibatnya laptop menjadi panas. gunakan Anti Virus terbaru untuk membersihkan laptop anda dari ancaman virus.
6.sirkulasi udara pada sistem pendinginan laptop terganggu
jangan menaruh laptop diatas kasur, hal ini menyebabkan ventilasi udara dibawah laptop akan tertutup sehingga sirkulasi udara untuk mendinginkan laptop menjadi terganggu dan mengakibatkan laptop menjadi cepat panas.

Laptop yang panas saat digunakan adalah sangat umum terjadi, dan paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari karena memang desain pendinginan di laptop tidak seperti pada komputer PC. bentuk laptop yang dibuat ringkas, tentu sangat membatasi jika harus menggunakan headsink dan kipas (fan) dengan ukuran yang lebih besar.

supaya lebih jelasnya, anda bisa menyimak pengalaman saya dalam mendinginkan laptop Acer Aspire pada link berikut —>  Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas.

Lalu apa dampak buruk bagi laptop yang sering kepanasan dalam jangka waktu yang lama? coba simak beberapa referensi dari posting-posting saya sebelumnya berikut ini:

>> Pengalamanku memperbaiki laptop mati total
>> Penyebab kerusakan laptop display blank atau black screen

Readmore..

Minggu, 17 Agustus 2014

Mengenal Intel Graphics HD 4000

| Minggu, 17 Agustus 2014 | 6 komentar

Intel HD Graphics 4000 Mobile adalah penerus dari Intel HD Graphics 3000 Mobile.  tertanam pada Intel Ivy Bridge CPU dengan fitur-fitur baru termasuk dukungan DirectX 11, Shader Versi 5.0 dan OpenGL Versi hingga 4.0.   Tingkatan yang dicapai menunjukkan bahwa beberapa game modern seperti Mass Effect 3 dan FIFA 12 berjalan lancar pada pengaturan tinggi sementara yang game modern berat seperti Anno 2070 dan COD: MW3 masih bisa dimainkan dengan tingkat menengah (medium) dengan lancar. Namun, pada game sangat berat seperti Metro 2033 dan Risen 2 memerlukan pengaturan (setting) sangat low dan mungkin tidak menarik bagi kebanyakan gamer casual.   Pada akhirnya, kinerja tergantung pada apakah ada atau tidak memori sistem dual-channel, di mana kecepatan berjalan dan juga pada CPU (prosesor) yang tertanam, karena coreclock maksimum bervariasi dari CPU ke CPU.


Intel HD Graphics 4000 (GT2) adalah kartu grafis prosesor yang termasuk dalam prosesor Ivy Bridge dari 2012 (generasi ke-3 dari prosesor core, misalnya Core i7-3770).  dari clock bawah dapat secara otomatis dioverclock menggunakan teknologi Turbo Boost.  Tergantung pada model prosesor, clock bawah dan turbo clock dapat menghasilkan kinerja grafis yang berbeda pada ULV jika dibandingkan dengan prosesor high-end desktop dan laptop quad-core.

Dibandingkan dengan Intel HD Graphics 3000 di Sandy Bridge CPU , HD 4000 benar-benar didesain ulang dan menawarkan peningkatan kemampuan shader DirectX 11, Hardware Tesselation, cache level 3 berdedikasi (sebelum terakhir Tingkat Cache LLC CPU) dan dukungan DirectCompute.  IPC (instruksi per clock) sehingga dapat 2x lebih cepat dari Sandy Bridge, dan secara keseluruhan hingga 60% lebih kinerja (3DMark Vantage).

Posisi benchmark Intel Graphics HD 4000 (dalam quad core CPU desktop) pada tingkat selevel dengan dedicated Nvidia GeForce GT 330M dan di atas prosesor grafis AMD Radeon HD 6620G . Dalam tes yang dilakukan notebookcheck.net secara ekstensif dengan game, HD Graphics 4000 mampu mengalahkan Radeon HD 6620G pada prosesor Core i7-3820QM sekitar 15%. tapi untuk i7-3610QM dan i5 dual core maka menghasilkan tingkat yang sama dengan 6620G.  Oleh karena itu, gamer casual yang tidak memikirkan mengurangi pengaturan berkualitas di game high end, mungkin senang dengan kinerja Graphics HD 4000 Hati-hati, bahwa Intel Graphics HD 4000 punya clock yang berbeda untuk tiap versi prosesor, kecepatannya tergantung pada model CPU.  untuk prosesor ULV (Core ix-3xx7U) misalnya, memiliki kecepatan clock yang lebih rendah dan tidak bisa mempertahankan frekuensi Turbo sebagus pada model 35-55 Watt.  Oleh karena itu, performa versi ULV adalah sekitar 30% lebih lambat dari rata-rata.

Khusus GPU Ivy Bridge adalah bahwa fitur 4x MSAA sudah didukung dalam hardwarenya. Namun, untuk 2x MSAA hanya didukung melalui perangkat lunak (software).  Algoritma untuk mendukung 2x akan melalui pipeline 4x dengan algoritma perangkat lunak, sehingga kinerja mirip dengan 4x MSAA.

Decoder video terintegrasi yang disebut Multi Format Codec Engine (MFX) juga ditingkatkan dan harus memungkinkan bahkan 4K decoding video secara simultan.  DXVAChecker berisi MPEG2, VC1, WMV9, dan H264 sebagai codec yang didukung. QuickSync untuk transcoding cepat video juga dioptimalkan untuk kinerja yang lebih tinggi dan kualitas gambar yang lebih baik.

Fitur baru lainnya adalah dukungan untuk hingga 3 display independen (tergantung pada bagaimana HD 4000 yang digunakan di laptop - mungkin hanya dengan DisplayPort / EDP) sebagaimana AMD menawarkan dengan dukungan Eyefinity mereka (hingga 6 layar).

Karena proses produksi 22nm 3D Tri-Gate, konsumsi daya relatif rendah (difokuskan pada kinerja per Watt).  TDP dari seluruh paket (termasuk prosesor dan memory controller) bervariasi antara 18 Watt (ULV) hingga 45 Watt (mobile quad core) untuk CPU laptop.

Benchmark Intel HD 4000 dan game yang dimainkan bisa dilihat dengan klik DISINI.
Review pada salah satu blog Indonesia tentang Intel HD 4000 dan game yang bisa dimainkan bisa dilihat dengan klik DISINI.

silakan kunjungi juga posting lainnya berikut ini:
>> Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk game
>> Membuat baterai eksternal laptop versi 2
>> Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas
>> Cara setting Dead Trigger 2 High Setting (Mali 400)
>> Bandicam alternatif pengganti Fraps yang handal

Readmore..

Jumat, 15 Agustus 2014

Bandicam alternatif pengganti Fraps yang handal

| Jumat, 15 Agustus 2014 | 0 komentar

Bandisoft Bandicam v2.0 adalah software screen capture yang cukup bagus sebagai software alternatif pengganti Fraps. Bandicam juga bisa digunakan untuk melihat jumlah fps (frame per second) pada suatu game yang dijalankan. seperti yang kita tahu Fraps adalah software yang berbayar, sedangkan versi Fraps yang free hanya menyediakan screen capture yang dibatasi hanya 30 detik saja. software Bandicam adalah gratis dan bisa langsung digunakan, versi gratis akan meninggalkan watermark pada hasil video, walaupun begitu saya rasa itu tidak terlalu mengganggu. anda bisa melihat salah satu video saya hasil dari merekam dengan menggunakan Bandicam untuk merekam game PC Battlefield 2, silakan klik DISINI untuk melihatnya.

Bandicam memungkinkan untuk merekam area tertentu di layar PC, atau merekam software yang memanfaatkan teknologi grafis DirectX / OpenGL, misalnya game PC. selain itu dapat membantu Anda melakukan record film atau video streaming seperti Youtube dengan rasio kompresi yang baik, sekaligus mempertahankan kualitas film lebih dekat dengan karya aslinya, dan juga menawarkan kinerja fungsional jauh lebih unggul daripada software lain yang menawarkan fitur serupa.


Fitur utama dari Bandicam
Bandicam dapat merekam DirectX program / ​​OpenGL seperti Fraps ( Fraps Alternatif , mungkin lebih baik daripada Fraps® )
Ukuran file yang direkam jauh lebih kecil dari perangkat lunak / software lainnya (Bandicam mengkompres video saat merekam)
Anda dapat langsung meng-upload file yang telah direkam tersebut ke YouTube tanpa mengubahnya (720p / video full HD 1080p yang dapat dibuat), anda dapat mengkompresnya lagi jika dirasa file terlalu besar atau bandwidth internet anda terbatas untuk upload ke Youtube.
Anda dapat merekam lebih dari 24 jam tanpa henti (fungsi Auto Recording lengkap dapat digunakan)
Anda dapat merekam video pada resolusi hingga 2560 * 1600 dalam kualitas tinggi
Anda akan mengalami lebih sedikit lag dibandingkan dengan program capture lainnya (Menggunakan jauh lebih rendah CPU / GPU / HDD)

anda dapat mendapatkan software Bandicam gratis dengan klik DISINI.

Readmore..

Kamis, 27 Februari 2014

Pengalaman menggunakan Readyboost untuk game

| Kamis, 27 Februari 2014 | 0 komentar

Bagaimanakah efek atau manfaat Readyboost pada performa Game PC, apakah performa fps Game bisa meningkat? untuk menjawab pertanyaan ini, saya ingin mengujinya sendiri dengan memanfaatkan Flash Disk Adata UV120 sebagai media Readyboost di laptop Acer saya yang menggunakan Windows 7 Pro dengan jumlah RAM 2 GB.



jadi flashdisk ini mempunyai fungsi hampir sama seperti ram komputer namun bukan berarti flashdisk melalui Readyboost bisa membuat kinerja PC menjadi meningkat, hal ini dikarenakan  kecepatan transfer data flashdisk tidak secepat seperti RAM komputer.

Readyboost secara terus menerus akan membuat umur flashdisk berkurang dan di tambah akan membuat kinerja boot (shutdown dan startup) akan menjadi lebih  lambat karena windows harus mematikan/menghidupkan flashdisk kamu saat proses boot tersebut. memang Readyboost menjadi solusi untuk  PC dengan memory RAM yang kurang namun mengupgrade RAM merupakan solusi  yang lebih baik karena memang  didesain khusus untuk hal itu.

saya mencoba membandingkan waktu load setelah dan sebelum menggunakan Readyboost pada beberapa aplikasi program seperti browser Opera, GPU-Z, Microsoft Office 2007, hasilnya waktu loadingnya lebih cepat tapi tidak signifikan selisih 1 atau 2 detik saja, yang terlihat menonjol adalah ketika saya mencoba mengujinya pada game PC seperti GRID 2, ternyata hasilnya cukup mantap. waktu loadingnya terasa lebih cepat, tapi sayangnya Readyboost tidak memberi efek pada performa fps (frame per second) pada Game tersebut.

jadi kesimpulannya, karena Readyboost ini difungsikan sebagai memory virtual, atau tepatnya membantu fungsi dari penyimpanan sementara (RAM) dari komputer, maka efek jika menggunakan Readyboost adalah hampir mirip dengan jika kita menambah RAM pada komputer kita. yang terasa adalah waktu loading program jadi lebih responsif tapi ini tidak memberi dampak pada performa fps game. performa game akan lebih dipengaruhi oleh GPU dan CPU.

posting terkait:
>> Cara setting Flash Disk untuk Readyboost
>> Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk Game
>> Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas

Readmore..

Rabu, 26 Februari 2014

Cara setting Flash Disk untuk Readyboost

| Rabu, 26 Februari 2014 | 0 komentar

Bagi kamu pemakai Windows Vista, Windows 7, maupun Windows 8 tentu menginginkan performa komputer, netbook, atau laptopnya bisa semakin prima, nah salah satu jalannya adalah dengan mengaktifkan fitur Readyboost. untuk bisa menjalankan Readyboost ini maka diperlukan Flash Disk 2.0 yang support Readyboost atau bisa juga dengan Flash Disk 3.0. Readyboost merupakan fitur canggih yang disediakan Microsoft untuk meningkatkan performa komputer dengan memanfaatkan USB Flash disk, SD Card ataupun Memory Card. untuk Windows XP tidak mempunyai fitur Readyboost,  tapi ada software seperti Eboostr yang fungsinya mampu menandingi Readyboost, dan Eboostr ini bisa jalan di Windows XP.

kapasitas slot memori yang tersedia untuk netbook kelas mengenah umumnya terbatas hanya 2 Gb dan apabila akan menaikan memori sudah tidak memungkinkan lagi karena mainboard yang digunakan sudah tidak bisa untuk dipasang atau ditingkatkan kapasitas memorinya. Readyboost akan pas jika digunakan untuk masalah seperti itu.

Syarat Flash Disk yang bisa digunakan Readyboost:
ReadyBoost bisa diaktifkan dengan singkat. tidak semua USB flash disk atau kartu memori bisa digunakan untuk ReadyBoost. USB flash disk atau kartu memori itu wajib memiliki kapasitas lebih besar dari 256MB. Kapasitas USB flash disk yang di jual sekarang umumnya sudah lebih dari 1GB. sebelum dipakai buat ReadyBoost, maka pastikan space yang masih kosong di Flash Disk kamu harus lebih besar dari 256 MB.
Syarat lainnya adalah USB flash disk harus diformat dengan sistem file NTFS, FAT16, FAT32, dan exFAT. Sistem file yang disebut paling akhir itu baru didukung di Windows 7.
syarat lainnya, yaitu flash disk harus punya kecepatan akses tidak tidak lebih dari 1 milidetik dan kecepatan bacanya minimal 2,5MB per detik.

Cara setting Readyboost di Windows 7
Pengaturan ReadyBoost pada Windows 7 sangat mudah. Berikut ini langkah-langkah untuk mengaktifkan ReadyBoost:

1. Masuk ke Windows Explorer atau dengan menekan tombol “Win + E”.
2. Tancapkan flash disk ke komputer, lalu klik kanan pada drive flash disk, klik “Properties”.
3. Pada Properties, masuk ke tab “ReadyBoost”. Aktifkan “Use this device” kemudian atur besar kapasitas yang akan digunakan. silakan lihat contoh kapasitas yang saya gunakan adalah sebesar 2084 MB. Klik “OK”.


jika Flash Disk kamu tidak support untuk digunakan Readyboost maka akan ada tulisan “This device cannot be used for ReadyBoost”.
4.jika Readyboost sudah aktif maka akan ada file bernama ReadyBoost di dalam flash disk. Ukuran file-nya sama dengan kapasitas yang tadi kita atur.

jika sudah beres, bisa kamu bisa mencoba dengan membuka program tertentu atau game PC yang agak berat, kamu akan merasakan perubahan pada waktu program atau game tersebut di load yaitu waktu loadingnya akan lebih cepat bila dibandingkan bila tidak menggunakan Readyboost.

bagaimana pengaruh Readyboost pada performa komputer? silakan simak posting saya berikut ini ---> Pengalaman menggunakan Readyboost untuk game


Readmore..

Kamis, 19 Desember 2013

Cara mengoptimalkan performa AMD APU untuk game

| Kamis, 19 Desember 2013 | 0 komentar

Laptop yang dilengkapi AMD APU seri E (AMD E-Series) banyak beredar saat ini, selain harganya ekonomis juga performanya memadai untuk komputasi sehari-hari. misalnya saja laptop dengan prosesor E450 dengan GPU Radeon HD 6320. prosesor E450 dual core 1,65 GHz untuk saat ini memang sangat kurang performanya bila digunakan untuk game modern, sedangkan  menurut situs benchmark PassMark G3D Mark, GPU AMD APU seri E (HD 7340, HD 6320, HD 7310, HD 6310) termasuk dalam kelas Low Mid Range Videocards. klasifikasi GPU graphics card dalam situs tersebut dibagi dalam 4 bagian yaitu:

1.High End videocards
2.Mid to High End videocards
3.Low to Mid End videocards
4.Low End videocards

walaupun masuk dalam kelas GPU "low mid" tapi scorenya tidak beda jauh dengan GPU kelas mid (misal: GT 220M, GT 230M, Intel HD 3000). bahkan untuk score HD7340 sudah sangat mendekati GPU kelas medium (Mid to High End videocards), coba lihat skor dari Radeon HD 7340M (skor 224), GeForce GT 220M (skor 275), Intel HD 3000 (skor 306), GeForce GT 230M (skor 342).

jadi sebenarnya dengan sedikit tambahan "tweak" maka GPU APU ini performanya bisa dimaksimalkan, setidaknya bisa mendekati performa GPU kelas medium yang tidak di "tweak". GPU APU seri HD 7340, HD 6320, HD 7310, HD 6310 mempunyai kemampuan yang hampir sama, lihat hasil benchmark dan skornya pada gambar berikut ini:

image: videocardbenchmark.net

kalaupun ada perbedaan fps dalam game itu hanya beberapa fps saja dan tidak banyak. berikut ini tips untuk memaksimalkan potensi GPU AMD APU, menurut pengalaman saya:

1.matikan antivirus
antivirus yang aktif secara real time bisa membebani prosesor APU ini sampai 25 %, padahal prosesor AMD APU seri E ini tergolong pas-pasan atau bahkan kurang kalau digunakan untuk game, apalagi kalau masih dibebani dengan menjalankan antivirus. cara mematikan Antivirus saat laptop digunakan untuk game:
AV Avast ---> check silent/gaming mode
AV Avira ---> uncheck enable Real-time protection
untuk Anti virus lainnya kurang lebih sama, intinya menonaktifkan Anti Virus untuk sementara saat digunakan game.

2.gunakan software Game Booster
software ini dugunakan untuk mematikan service dan aplikasi background yang tidak diperlukan saat game, sehingga tidak membebani prosesor dan juga RAM. salah satu software yang cukup terkenal adalah Razer game booster dari Iobit.

3.gunakan aplikasi driver terbaru AMD Catalyst Control Center (CCC)
saya sendiri saat ini menggunakan Catalyst versi 13.9

4.matikan Anti Aliasing
Anti aliasing adalah fitur yang paling berpengaruh pada performa GPU, terutama untuk game-game modern, jadi lebih baik tidak difungsikan. dengan layar laptop atau netbook yang kecil, kualitas gambar tanpa AA tidak terlalu banyak kelihatan. untuk game-game casual atau lawas, anda bisa memanfaatkan AA untuk meningkatkan kualitas visualnya.

5.setting Mipmap detail level ke High performance
secara default seting mipmap adalah high quality, mengubah setting mipmap ke High performance memang akan mengurangi kualitas visual, tapi itu bisa diabaikan karena laptop umumnya menggunakan layar dengan ukuran 14 inch kebawah, jadi tidak terlalu kelihatan perbedaan visualnya, tapi perbedaan performanya akan terasa meningkat.



6.setting khusus untuk CCC (Catalyst Control Center)
seting yang saya sarankan bisa dilihat pada gambar berikut:


jika main game DirectX 11 masih ada lag dan low fps maka coba matikan Tesselation di AMD Catalyst Control Center ---> gaming (3D Application Settings) ---> Tesselation Mode: Overide application settings.
Maximum Tesselation level: Off
dengan mematikan Tesselation, akan ada meningkatkan sedikit fps untuk game dengan DirectX 11 misalnya Crysis 2, Metro, dll. Tesselation tidak berpengaruh pada game selain DirectX 11 (game dengan DirectX 9 dan 10). dari yang saya coba, game GRID 2 ada peningkatan sedikit fps dengan cara ini, selain itu game juga terlihat sedikit lebih lancar.

7.gunakan mode balanced atau performance pada windows 7.
colok listrik biar laptop bisa digunakan dan untuk memaksimalkan mode ini.

8.setting khusus dalam Game:
game yang sudah saya coba (test menggunakan Acer Aspire 4250, AMD APU E450 HD6320, Windows 7 Pro, 2 GB RAM):

GRID 2, in game setting:
video mode: resolution 1366 x 768, multisampling off.
advanced graphics: night lighting (medium), shadows (medium), advanced fog (on), particles (medium), crowd (medium), cloth (low), ambient occlusion (low), soft ambient occlusion (on), ground cover (high), vehicle details (medium).
hasilnya cukup lah, grafisnya bagus karena bisa menggunakan resolusi maksimum yaitu di 1366 x 768.
lumayan untuk dimainkan walau fps tidak banyak, hanya berada di sekitar 15 fps saja.
silakan lihat videonya di Youtube saat saya memainkan game ini ---> klik DISINI.

Battlefield bad company 2, lumayan pada setting medium.

game lainnya yaitu BLUR, salah satu game favorit saya, bisa setting grafisnya di high, sebagian besar playable cuma di beberapa event agak sedikit lag. silakan lihat videonya di Youtube, saat saya memainkan game ini ---> klik DISINI.

pengalaman pengguna lain yang menggunakan HD 6320:
game GTA 4 (GTA IV) disetting: turn off clip capture (mematikan fitur clip capture).
menurut sumber, hal ini bisa memberi tambahan gain sebesar 10 fps atau lebih.
silakan baca referensinya pada sumber situs berikut ---> gtaforums.com/topic/500628-ways-to-increase-fps/

menurut situs notebookcheck, 3D performance/game performance dari HD 7340 adalah 10 persen lebih cepat dari HD 6320. tidak terlalu terpaut jauh. yang masih belum puas dengan hasil ini, bisa mencoba untuk menggunakan Catalyst beta versi terbaru. kunjungi situs AMD untuk mengunduhnya. silakan simak juga posting saya dalam mendinginkan laptop AMD APU yang kepanasan --> Pengalaman saya mendinginkan laptop Acer yang panas.

silakan kunjungi juga posting-posting menarik lainnya berikut ini:

>> Butuh baterai baru untuk Tablet Android anda?

>> Cara cek jumlah slot RAM dan kapasitas maksimumnya

>> Pengalamanku membeli barang di Ebay

>> Dapat duit dari situs survey online Indonesia

>> Aneka info Strawberry (Stroberi)

Readmore..

Rabu, 04 Desember 2013

Cara cek jumlah slot RAM dan kapasitas maksimumnya

| Rabu, 04 Desember 2013 | 5 komentar

Apakah anda penasaran dengan kapasitas maksimum memori RAM yang di support pada komputer PC, Tablet Windows, Netbook, Ultrabook atau Laptop Windows anda? penasaran dengan jumlah slot yang ada di mainboard komputer atau laptop anda? bagaimana cara mengetahuinya tanpa membongkar casing PC atau laptop? jawabannya adalah dengan menggunakan software diagnostik. salah satu software monitoring dan diagnostik yang cukup handal adalah AIDA64 Extreme Edition, dulu dikenal sebagai software Everest, dan software ini menawarkan salah satu laporan diagnostik yang paling rinci, baik hardware maupun software yang ada di dalam komputer PC atau laptop anda. jumlah informasi yang tersedia cukup lengkap dan anda tidak akan benar-benar membutuhkan alat atau media lain untuk belajar lebih banyak hal tentang hardware yang mungkin tersembunyi di dalam komputer atau laptop anda.

Proses instalasi tidak menimbulkan konflik dan antarmuka dari program ini adalah jelas dan terorganisir. informasi ini dikategorikan dalam cara yang mirip dengan tampilan standar pada Windows Device Manager, perbedaannya cukup besar juga,  karena AIDA64 Extreme Edition menampilkan laporan yang lebih rinci.
berikut adalah salah satu contoh screenshoot AIDA64 untuk mendiagnosa laptop saya Acer Aspire 4250:


di gambar tersebut terlihat bahwa "Maximum Memory Module Size" adalah 8192 MB (8 GB) dan jumlah "Memory Slots" adalah 2. jadi laptop saya tersebut mempunyai 2 slot memori RAM dengan masing masing slot bisa diisi keping memory RAM maksimum 4 GB. catatan: Windows 7 yang 32 bit hanya bisa menggunakan RAM maksimal jumlahnya 4 GB, tapi yang bisa anda gunakan (usable) hanya sekitar 3,7 GB saja.

AIDA64 Extreme Edition ini mampu menyediakan informasi dengan satu set lengkap statistik untuk setiap hardware dari bagian-bagian yang ada di komputer Anda, itu termasuk pemantauan sensor suhu prosesor, suhu GPU, suhu Hard Disk, beserta tegangannya, dan juga kecepatan kipas. monitoring pada cooling fan, kecepatan transfer hard disk drive, Rincian drive optik, dan masih banyak lagi. semua informasi ini akan termonitor oleh AIDA64 jika memang mainboard anda mendukung untuk menyediakan informasi tersebut.

AIDA64 ini menurut saya software monitoring dan diagnostik yang punya fitur yang banyak, bisa mengetahui berbagai info hardware yang penting. kita bisa mengetahui spesifikasi VGA (GPU / graphics card) dan juga spesifikasi prosesor pada komputer yang terinstal software ini, juga dilengkapi dengan 13 benchmark modul untuk mengukur CPU, FPU dan performa memory RAM. software ini cocok digunakan untuk mereka mereka yang terkait dengan hardware komputer, seperti pusat service laptop, penjual komputer dan laptop, atau bagi yang ingin belajar tentang hardware komputer/laptop. berikut beberapa fitur yang ada di AIDA64:
· Low-level hardware information
· Software and operating system information
· Security related information
· DirectX information including Direct3D acceleration features
· Diagnostics module that simplifies troubleshooting
· Tweaking features
selain itu masih banyak fitur lainnya yang ada di AIDA64, jadi tidak ada salahnya anda untuk mencoba software ini.
                                                                            ------00------
silakan kunjungi juga posting-posting menarik lainnya berikut ini:


Readmore..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright 2010. XPandro-id.blogspot.com . All rights reserved | XPandro-id.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com